English
Halaman Utama
allianz.com
Download
Peta Situs
Catatan Legal
Cari

Follow Us  

Allianz Indonesia semakin dekat untuk mencapai target tahun 2007

Jakarta, 16 Nopember 2007

 

Pendapatan premi secara gabungan (asuransi jiwa dan umum) mencapai Rp. 2,3 Triliun sampai dengan kuartal ketiga, kedua perusahaan melaporkan pertumbuhan signifikan dalam jumlah polis dan nasabah.

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (“Allianz Utama”) dan PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz Life”) mencapai pendapatan premi gabungan sebesar Rp. 2,3 triliun dalam kuartal ketiga ini, hampir menyamai target gabungan sebesar Rp. 2,345 triliun. Allianz Utama membukukan Rp. 482,3 milliar premi bruto / Gross Written Premium (GWP), meningkat 3% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. “Meskipun kita mengalami klaim besar di awal tahun karena bencana banjir di Jakarta, namun hasil kita masih tetap sesuai rencana,” ujar Victor Sandjaja, Presiden Direktur Allianz Utama.

Kedua perusahaan telah memperkuat posisinya dan peringkat keseluruhan Allianz sebagai sebuah grup perusahaan asuransi di Indonesia.

Di segmen asuransi jiwa, Allianz Life Indonesia mencapai pertumbuhan monumental 185% dalam hal GWP, dari Rp. 637 milliar pada kuartal tiga tahun lalu menjadi
Rp. 1.8 triliun di tahun ini. “Ini merupakan tanda yang positif untuk Allianz Life karena hasil luar biasa ini merefleksikan meningkatnya level kepercayaan dari nasabah juga kerja keras dan orientasi pada nasabah yang tinggi dari mitra bisnis dan staf ,” ungkap Jens Reisch, Presiden Direktur Allianz Life.

Di bisnis asuransi umum, kinerja GWP Allianz Utama terutama berasal dari asuransi property (39.2%) dan kendaraan bermotor (27.1%) sementara sisa portofolionya didapat dari asuransi rekayasa/ engineering (13.8%), asuransi aneka/ casualty (13.1%) dan asuransi pengangkutan/marine (6.8%). “Bisnis asuransi kendaraan bermotor kami telah berkembang dengan signifikan tahun ini, walaupun kita menghadapi perang tarif di pasar sampai kuartal ketiga ini,” ujar Victor Sandjaja.

“Kami juga terus menyeimbangkan portofolio bisnis dengan kontribusi bisnis asuransi individu/ retail dan UKM yang naik sebesar 20.4% dari total GWP dan bisnis korporasi tetap dominan dengan 79.6%,” Victor menjelaskan. “Praktik prudent underwriting, fokus yang kuat pada nasabah dan investasi berkelanjutan dalam mengembangkan jaringan distribusi penjualan di seluruh nusantara adalah faktor-faktor kunci kami untuk mengatasi situasi yang sulit ini,” ia menambahkan.

Allianz Utama juga melaporkan peningkatan signifikan pada jumlah polis yang diterbitkan. Tumbuh 24% menjadi lebih dari 79.000 polis dibandingkan tahun sebelumnya dengan tingkat solvabilitas (RBC) yang tetap kuat di level 158.6%.


Di Allianz Life Indonesia, semua lini bisnis asuransi jiwa individu dan grup, asuransi kesehatan dan juga program dana pension melaporkan pertumbuhan pesat dalam jumlah polis inforce dan jumlah anggota. Secara total, jumlah nasabah tumbuh 25% menjadi lebih dari 543.000,” kami memandang ini sebagai tingkat kepercayaan yang tinggi untuk mencapai kesetiaan nasabah yang kuat dan juga basis nasabah baru di saat yang bersamaan,” komentar Jens Reisch.

Melengkapi pertumbuhan luar biasa Allianz Life dalam perolehan premi adalah jumlah asset yang dikelola, dimana kini berlipat ganda menjadi lebih dari 3,6 triliun dibanding periode sama tahun sebelumnya dengan bisnis unit link sebagai penggerak utamanya. RBC Allianz Life tercatat sebesar 254% jauh diatas persyaratan pemerintah 120%.

“Ekspansi berkesinambungan pada semua saluran distribusi, contohnya Allianz Financial Planner Network, Bancassurance dan bisnis korporasi telah berkontribusi secara signifikan dalam penjualan dan GWP yang luar biasa. Bancassurance adalah penggerak pertumbuhan terkuat dengan peningkatan sepuluh kali lipat dalam GWP menjadi Rp 867 miliar dibanding kuartal tiga tahun sebelumnya. Lebih jauh lagi, kita telah berhasil mengembangkan produk-produk baru yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, diantaranya produk-produk syariah yang membuat kita mampu untuk masuk ke segmen pasar yang baru,” ungkap Jens Reisch. “Kami yakin bisa melampaui semua target penjualan kita tahun ini dan lebih tinggi dari pertumbuhan pasar,” ia menambahkan.

Allianz Indonesia masuk ke bisnis asuransi syariah di April 2006, menawarkan produk-produk asuransi yang sesuai dengan prinsip syariah. “AlliSya Protection” (produk asuransi jiwa unit-link syariah memperlihatkan pertumbuhan permintaan sejauh ini dengan 7.200 polis dan 52 milliar GWP sejak diluncurkan di April 2006. Di asuransi umum, asuransi kendaraan dan properti adalah produk yang paling banyak terjual, memperlihatkan 44% pertumbuhan dibanding tahun lalu. “Kami juga akan meluncurkan produk asuransi jiwa syariah pertama kami di awal 2008, yang akan bernama AlliSya Care,” ujar Jens Reisch.

Kedua perusahaan Allianz akan terus memperkuat strategi One Stop Solution di Indonesia dengan meluncurkan konsep pelayanan baru berskala nasional. Allianz Utama dan Allianz Life akan membuka dua Allianz Centers pertama di Jakarta dan Surabaya di Januari 2008, menawarkan layanan dan pengalaman unik kepada para nasabah dan mitra bisnis. Allianz Center lainnya akan dibuka di Bandung, Medan, Denpasar, Semarang dan Samarinda di 2008. Nasabah dan mitra bisnis akan disediakan satu kontak dan akses ke Allianz untuk semua kebutuhan asuransi mereka (jiwa, umum, kesehatan, pension dan Syariah). “Meskipun secara hukum kita adalah dua perusahaan yang terpisah, kami berkeinginan memberikan layanan satu akses dan memperlihatkan satu “wajah” kepada nasabah dan mitra bisnis kami,” ungkap Victor Sandjaja.

“Dengan langkah ini, kami memperkenalkan cara baru dalam memfokuskan diri kepada nasabah. Tinggal datang ke satu tempat atau telepon ke satu nomor, nasabah akan dapat menemukan solusi lengkap untuk kebutuhan asuransinya,” ujar Jens Reisch.

 

Tentang Allianz

Allianz Group adalah penyedia jasa asuransi dan keuangan terkemuka yang beroperasi di lebih dari 70 negara dan didukung oleh lebih dari 170.000 staf di seluruh dunia. Allianz Group melayani lebih dari 70 juta nasabah, termasuk diantaranya hampir setengah dari perusahaan-perusahaan dalam daftar Fortune 500. Melalui bisnis Asuransi di Asia, Allianz mempekerjakan lebih dari 13.000 staf di 15 pasar asuransi di wilayah Asia Pasifik.

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia sebagai perusahaan asuransi umum patungan didirikan pada tahun 1989. Kini, Allianz Utama telah berkembang menjadi salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia. Jaringan pelayanan kami tersebar di seluruh negeri dengan 7 kantor cabang dan 19 kantor penjualan dan dipercaya oleh lebih dari 38.000 nasabah.

PT Asuransi Allianz Life Indonesia didirikan di tahun 1996 dan menawarkan solusi asuransi jiwa dan kesehatan, produk-produk unit link dan program dana pensiun (DPLK) untuk nasabah individual dan juga korporasi. Saat ini, Allianz Life memiliki jaringan yang luas dengan lebih dari 60 kantor-kantor keagenan di lebih dari 43 lokasi di seluruh Indonesia, didukung oleh sekitar 7.000 financial consultant terdedikasi untuk melayani lebih dari 500.000 pemegang polis.

 

Kontak Pers

Adrian Dosiwoda
Corporate
Communication
Tel.: 021-2926 8888
Fax.: 021-2926 8080
Email:
Adrian.Dosiwoda
@Allianz.co.id

Download

> Siaran pers Hasil Kinerja Kuartal 3, 2007

Informasi lain
> Baca liputan berita Hasil Kinerja Q-III