English
Halaman Utama
allianz.com
Download
Peta Situs
Catatan Legal
Cari

Follow Us  

Karyawan Allianz Sumbang Dana Pembangunan Sekolah di lokasi Tsunami -  Aceh

25 Januari 2006

Aceh, 25 Januari 2006 - Pelajaran dimulai hari ini bagi 70 murid Sekolah Dasar di Tibang, Aceh, dimana kelas mereka yang lama telah hancur diterjang Tsunami pada Desember 2004. Karyawan dari Allianz, perusahaan asuransi internasional terkemuka, memberikan dana untuk pembangunan sekolah di Tibang, dengan tujuan memberikan fasilitas terbaik kepada anak-anak yang ingin menyelesaikan pendidikannya.

Lebih dari 120 sekolah di Banca Aceh rusak akibat Tsunami. Setahun kemudian, hanya beberapa dari sekolah itu yang telah diperbaiki. Sejalan dengan strategi tanggung jawab sosial perusahaan dalam memberikan dukungan jangka panjang yang berkesinambungan kepada masyarakat sekitar, karyawan Allianz di Jerman memberikan sumbangan untuk membangun kembali sekolah di lokasi tempat berdirinya sekolah dasar negeri SDN 81 yang lama.

Peresmian sekolah dilakukan oleh Dr. Werner Zedelius, Anggota Dewan Manajemen Allianz yang bertanggung jawab atas Growth Market, dan dihadiri oleh 70 siswa beserta orangtua dan guru mereka.

Dr. Zedelius mengungkapkan, ”Satu tahun telah berlalu, kita masih melihat dampak dari Tsunami yang telah menghilangkan ribuan jiwa manusia, terutama mereka yang tinggal di Aceh.  Saya percaya pembukaan sekolah ini merupakan langkah penting untuk membantu masyarakat dalam membangun kembali kehidupannya”.

Gedung yang dikerjakan oleh warga setempat ini dibangun berdasarkan model konstruksi yang unik dibandingkan bangunan lain di wilayah ini. Rancangannya dibikin khusus sehingga tidak mudah rusak bila terjadi bencana alam. Seandainya iklim yang tidak menentu melanda daerah ini,  sekolah percontohan ini akan dapat menahan banjir besar dan gempa bumi karena fondasinya amat kuat.

Pagi hari kelas akan digunakan untuk murid sekolah dasar, sementara siswa sekolah menengah menggunakannya pada siang hari. Sekolah ini mempunyai kapasitas 250 murid, sehingga dengan pembagian semacam ini secara keseluruhan sekolah dapat menampung sebanyak 500 murid.

Karyawan Allianz Indonesia dengan sukarela menjadi sponsor untuk membantu biaya sekolah dan peralatan misalnya buku mata pelajaran dan seragam; sementara guru dan program pendidikan akan diberikan oleh Departemen Pendidikan & Kebudayaan, bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Sekolah ini dilengkapi dengan 6 kelas, sebuah perpustakaan, mushola, tempat wudlu dan pos penjagaan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk keperluaan lain jika dibutuhkan. Dua dari kelas itu dapat digabungkan dan dapat digunakan sebagai ruang pertemuan warga, dan seandainya terjadi  keadaan alam yang kurang menguntungkan lantai dua dari gedung dapat digunakan sebagai tempat perlindungan yang dapat menampung sampai dengan 900 orang.

“Kami gembira dapat menyaksikan wilayah Tibang hidup kembali, karena warga akan mulai membangun rumah disekitar gedung sekolah. Sekolah ini merupakan awal dari kehidupan yang baru untuk meraih kesempatan di masa depan”, ungkap Jens Reisch, manajemen Allianz Indonesia.

Biaya untuk pembangunan sekolah ini menghabiskan 210.000 Euro (sekitar IDR 2.4 miliar) yang diperoleh dari dana sumbangan karyawan Allianz Group di Jerman. Sumbangan ini merupakan program bantuan jangka panjang yang dilakukan untuk mendukung rekonstruksi dari wilayah-wilayah yang terkena bencana Tsunami. Beberapa saat setelah terjadi bencana, Allianz juga memberikan bantuan bagi korban melalui kerjasama dengan Komnas Perlindungan Anak dan memprakarsai pengadaan air bersih bekerja sama dengan beberapa LSM lokal dan internasional.

”Dengan membantu memberikan gedung sekolah yang amat dibutuhkan, Allianz membuktikan komitmennya di Indonesia serta menunjukkan bahwa sebagai anggota masyarakat global, karyawan kami di seluruh dunia dan di Indonesia telah bersatu padu dalam membantu korban tsunami”, ujar Dr. Zedelius.

Tentang Allianz

Allianz Group merupakan penyedia jasa asuransi dan keuangan terkemuka di dunia yang beroperasi di lebih dari 70 negara dan memiliki 173.000 karyawan di seluruh dunia. Group ini melayani lebih dari 60 juta nasabahnya, dimana hampir separuh dari nasabah tersebut  masuk dalam peringkat Fortune 500. Melalui bisnisnya dibidang asuransi, Allianz memiliki 20.000 karyawan di 14 negara di wilayah Asia Pasifik. Pada tahun 2004, untuk kegiatannya di wilayah Asia Pasifik, Group ini mencatat pendapatan total sebesar 1,672 miliar Euro dari bisnis asuransi non jiwa dan 2,551 miliar Euro dari bisnis asuransi jiwa dan kesehatan*.


PT. Asuransi Allianz Life Indonesia berdiri pada tahun 1996,  dan menawarkan asuransi jiwa dan kesehatan, produk-produk unit link dan pensiun (DPLK) bagi perorangan dan perusahaan. Saat ini Allianz Life Indonesia beroperasi di lebih dari 60 kantor keagenan yang berada di 42 kota dan memiliki 6.000 financial consultant untuk melayani lebih dari 280.000 pemegang polis. PT Asuransi Allianz Life Indonesia telah tumbuh dengan pesat setahun terakhir ini, dengan pertumbuhan pendapatan premi di tahun 2005 sebesar 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sejak berdirinya di tahun 1989, Allianz Utama telah tumbuh menjadi salah satu asuransi non jiwa terbesar di Indonesia. Saat ini Allianz Utama memiliki 7 kantor cabang dan 17 Point of Sales di kota-kota besar di Indonesia. Atas prestasi kinerjanya, Allianz Utama Indonesia mendapat penilaian Istimewa/Amat Baik dari Infobank Insurance rating 2002 & 2003, Penghargaan dari Bisnis Indonesia sebagai Perusahaan Asuransi Umum terbaik dan di tahun 2004 mendapatkan peringkat terbaik dari Majalah Investor dalam kategori Asuransi Umum.


*Total pendapatan terdiri dari GWP asuransi non jiwa, jiwa dan kesehatan.

 

Kontak Pers

Adrian Dosiwoda
Corporate
Communication
Tel.: 021-2926 8888
Fax.: 021-2926 8080
Email:
Adrian.Dosiwoda
@Allianz.co.id

Download
> Press Release Kembali ke Sekolah (PDF, English, 18 kb)
Informasi Lainnya
> Allianz membangun SDN 81 Allianz di Aceh