Meskipun dalam jangka pendek akan ada gejolak, kami tetap melihat adanya beberapa titik terang dalam kondisi investasi 2011. Pertama, sangat besar kemungkinan bahwa Indonesia akan mencapai peringkat kredit investasi (investment grade) selama 12 bulan ke depan. Kami percaya ini akan memicu minat kembali pada Indonesia dan akan mendorong minat penanaman modal langsung (FDI) dan selanjutnya akan menurunkan biaya utang. Pencapaian investment grade akan menjadi bukti atas berhasilnya kebijakan ekonomi makro yang sangat berhati-hati oleh bank sentral dan reformasi fiskal sejak 5 sampai dengan 10 tahun terakhir.
Kedua, Reformasi undang-undang pembebasan tanah diharapkan akan dapat disetujui oleh parlemen pada paruh pertama tahun 2011. Pengesahan RUU ini sangat penting dan sangat dibutuhkan bagi pengembangan proyek infrastruktur di negeri ini. Keberlanjutan tingginya angka pertumbuhan PDB di Indonesia sangat tergantung pada pembangunan infrastruktur.
Untuk Saham, kami percaya tahun 2011 akan menjadi tahun dimana pemilihan saham akan memegang peran terpenting. Terhadap latar belakang tersebut, kami menyukai perusahaan-perusahaan di sektor komoditas, infrastruktur dan properti. Dalam sektor komoditas, kami melihat peluang pada perusahaan batu bara tertentu, karena kami percaya keseimbangan permintaan dan penawaran untuk batubara akan tetap ada dan dapat memberikan peluang bagi produsen selama 2 tahun mendatang. Kami akan terus fokus pada perusahaan yang dikelola dengan baik dengan model bisnis yang kuat dan memiliki valuasi yang masih menarik.
Untuk Obligasi, kami akan lebih berhati-hati di tahun 2011. Dengan lonjakan inflasi, investor melihat bahwa BI bergerak berada di belakang harapan investor dan akan memberikan tekanan pada harga obligasi lokal. Selain itu, mengingat jumlah obligasi yang dipegang investor asing cukup besar, sentiment kecil baik domestik atau eksternal akan menyebabkan volatilitas yang cukup tinggi di pasar obligasi. Kami menurunkan tingkat durasi dan akan meilhat kesempatan membeli ketika harga turun. Kami menyukai obligasi quasi-sovereign dan obligasi perusahaan yang berkualitas tinggi yang dapat menawarkan imbal hasil lebih tinggi.