Zakiyah (29), bersama 6 anggota keluarga lainnya tinggal di daerah kurang mampu di bilangan Kampung Melayu. Keluarga Zakiyah masih berduka atas meninggalnya ibu mereka karena penyakit diabetes setelah mereka kehabisan uang untuk membeli insulin.

Foto dari kiri ke kanan : Richo (perwakilan dari mitra MMS), Nur'aini (Kepala Credit Group), Surya Singh (Management Trainee dari Allianz) dan Zakiyah.
Biaya yang haris dikeluarkan untuk membeli obat tersebut adalah sebesar Rp. 5.000 per hari. Dan untuk menyambung hidupnya, ibu Zakiyah menjual donat dan sementara Zakiyah sendiri menjual baju. Penghasilan keduanya cukup untuk menghidupi seluruh keluarga. Dan sekarang Zakiyah harus menghidupi keluarganya sendirian.
Beruntung sekali ibu Zakiyah telah mengikuti asuransi mikro Allianz dengan pembayaran premi sebesar Rp 10.000. Total manfaat uang pertanggungan polis tersebut sebesar Rp 2 juta dan dari uang tersebut Zakiyah menggunakannya untuk biaya penguburan ibunya sebesar Rp 500.000, kemudian Rp 150.000 ditabungnya untuk dana darurat dan Rp 1.350.000 dijadikan modal untuk bisnis baju.
Sekarang, Zakiyah dapat tersenyum kembali. “Dengan uang tambahan dari asuransi, saya dapat membeli lebih banyak baju dan dengan harga yang murah pula. Bahkan sekarang saya dapat menjual baju lebih banyak lagi. Sebelumnya, saya hanya mendapatkan 20 ribu sehari, sekarang saya bisa dapat 50 – 70 ribu rupiah perhari. Hasil ini melebihi dari pendapatan saya dan ibu saya sebelumnya. Dan juga, sekarang saya dapat menyisihkan sebagian penghasilan tersebut untuk biaya pendidikan adik saya.”
Lebih lanjut, perusahaan asuransi membayarkan sisa pinjaman orang tua Zakiyah sebesar 1 juta rupiah yang dipinjam dari LSM sebagai modal untuk usaha berjualan donat.
Ketenangan lain bagi Zakiyah dan 6 saudaranya.